Dokumentasi UPRAK Terrence_XII-A1_36_Lighting

Refleksi Uprak

Terrence Sulisthio / XII A1 / 36

 

Nama saya Terrence dari kelas XII A1 dengan nomor absen 36. Bagi saya, uprak umum adalah hal yang menyenangkan dan menjadi suatu pengalaman yang tidak akan terlupakan, tetapi tidak semua hal berjalan dengan mulus sehingga membuat tantangan yang harus diselesaikan. Dalam uprak ini saya memiliki pekerjaan dalam beberapa sie yaitu sie perlengkapan dan sie backstage. 

Dalam foto ini, saya bekerja sebagai anggota sie perlengkapan dengan tugas memotong kardus menjadi beberapa bagian, namun saya masih bekerja di bagian-bagian lain dalam perkap juga. Kesulitan yang dialami selama saya bekerja adalah alat yang kurang memadai sehingga melakukan pekerjaan dalam sie perlengkapan lebih sulit. Contoh alat yang kurang memadai seperti pegangan gunting yang rusak sehingga gunting sulit dipakai dan pisau cutter yang patah. Namun semua masalah ini dapat diselesaikan dengan membeli peralatan yang baru untuk dipakai.

Sebagai anggota sie backstage, saya membantu mencari video dan foto untuk videotron agar digunakan sebagai background saat tampil. Saya juga mengurus lighting saat tampil, merencanakan dan melakukan settingan agar sesuai dengan setiap scene pada drama kelas. Selama mengerjakan videotron, seringkali terjadi kesulitan yang sama, yaitu tidak dapat menemukan background yang benar-benar cocok dan jika ketemu, harus direvisi sehingga tim videotron harus bekerja dengan keras agar dapat sesuai dengan drama yang dipentaskan. Jika background tidak sepenuhnya cocok, ada anggota lain yang memakai photoshop dan lightroom agar gambar sesuai dengan dramanya. Jika ada ketemu video yang durasinya terlalu singkat untuk dipakai (sekitar 15 detik), saya mengedit video itu agar durasi menjadi lama waktu yang dibutuhkan.

Meskipun saya merasa lelah setelah melaksanakan uprak ini, saya merasa puas dengan hasil kerja saya pada hari penampilan dan juga merasa bangga dengan teman dan rekan kerja saya yang memberikan effort 100% selama latihan dan pementasan drama.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Latest Comments