Dokumentasi Uprak – Keileen XIIA1/20

Dalam kegiatan pagelaran karya drama ini, saya memiliki peran sebagai Scriptwriter dan juga sebagai pemeran pendukung.

Pada awal dijalankan persiapan ujian praktik ini, terdapat kendala dalam pembuatan script. Walaupun ide yang didapatkan banyak, sulit untuk menyatukannya menjadi satu cerita yang utuh dan mengalir, terutama karena ide-ide tersebut seringkali berbentrokan. Selain itu, kelas kami juga dibatasi agar dalam setiap scene bahasanya tidak boleh dicampur dan lyric lagu yang tidak boleh diganti walaupun kelas-kelas lain tidak diberi larangan tersebut. Tak berhenti di sana, walaupun latihan sudah berjalan, script terkadang juga perlu diganti lagi.

Setelah script selesai ditulis, latihan dapat dilaksanakan. Karena drama kami didominasi oleh lagu (musical), diperlukan koreo untuk mendukung scene-scene drama. Awalnya saya sedikit kesusahan mempelajari koreo. Namun, setelah melakukannya berkali-kali, saya bisa melakukan gerakannya di luar kepala saya. Setelah saya menghafal koreo tersebut, saya terkadang akan membantu teman-teman saya yang mengalami kendala dalam melakukannya, seperti belum hafal atau terdapat detail yang salah. Saya sempat mengajarkan teman-teman lainnya bersama dengan salah satu sie koreo saat sie koreo utama tidak dapat hadir ke latihan.

Melalui peran saya sebagai pemeran pendukung, saya juga belajar tentang cara mengontrol ekspresi dan bagaimana bahasa tubuh yang benar saat berada di atas panggung. Terakhir, ketika saya tidak memiliki kesibukan lainnya, saya akan meluangkan waktu saya untuk membantu membuat dekorasi (properti) dan juga kostum. Dengan adanya uprak ini saya juga merasa menjadi lebih dekat Walaupun drama yang telah kami persembahkan tidaklah sempurna di mata orang lain, saya sangat bangga dengan hasil kerja keras kami semua selama berbulan-bulan ini.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Latest Comments