Nama saya Jonathan Kenzo Hartanto, dan saya dari awal telah bersedia untuk menjadi anggota dari dekor, namun secara tidak langsung saya juga masuk ke dalam keluarga bagian properti. dan di tengah perjalanan saya juga diajak untuk menjadi bagian dari keluarga publikasi dalam dokumentasi dan trailer, poster.

Didalam gambar ini saya sedang membantu mengecat kapal. kapal ini merupakan salah satu sampan 3D yang akan digunakan dalam scene 4 dan 6. sampan ini kita sebelumnya buat dengan kardus dan telah diperkokoh. saat ini kami sedang kepikiran untuk mengecat kapal dengan warna gradasi coklat, namun di hari” berikutnya kami berganti pikiran karena merasa kapal ini terlalu “plain” untuk dilihat. karena itu kami tambahkan detail dan garis-garis pada kapal kemudian di cat ulang. pada awalnya kendala saya itu mengecat dengan cepat sebelum catnya kering sambil teman saya Jeff dan OT memegang perahu yang berat, namun kendala tersebut teratasi dengan adanya bantuan dari Kylie dan Martha. ada banyak detail yang bisa lebih bagus namun pada akhirnya sama aja dilapisi oleh tekstur kapal di gambar berikut.

Saya juga terlibat untuk melakukan beberapa tugas di publikasi, salah satunya adalah poster H-n (nominal). saya terlibat dalam membantu menggambar poster untuk H-3 dan H-9. Saya awalnya kesulitan karena saya merasa bahwa membuat poster seperti ini bukanlah hal yang pernah saya lakukan. Namun saya tetap berusaha walaupun memiliki banyak kendala mulai dari pewarnaan, penggambaran, komposisi dan lain lain. poster H-3 adaalah yang paling sulit karena memakan waktu sekitar 3 hari untuk dibuat, dan menurut saya hasi tersebut memuaskan karena banyak yang komen bahwa airnya terlihat realistis. dari sini saya bisa belajar lebih banyak dan ditantang untuk do the impossible, seperti kata orang bahwa “banyak orang akan belajar jika terpaksa oleh pilihan”

Saya merasa bahwa keterlibatan saya di dalam peran uprak ini sejajar dengan kelebihan yang saya punya. Saya mempunyai pengalaman sebagai perkap, publikasi, dan dekorasi dari organisasi, sekaligus kemampuan saya untuk lebih unggul di bidang tersebut. Walaupun mengerjakan ketiga tugas tersebut dalam masa yang sama terasa sulit dan mencapaikan, sampai sering terkena art block, ini mungkin merupakan tantangan untuk saya supaya bisa berkembang dan mau untuk melakukan yang terbaik untuk tugas akhir kelas. Saya sering merasa tidak ingin atau malas kerja, namun saya telah berkomitmen untuk menjalankan uprak dengan sungguh-sungguh dan mau untuk inisiatif mengerjakan. Saya telah dipercayakan oleh ketua pada saat pembagian tugas, dan saya harus bisa menjalankan sesuai dengan ekspektasi mereka, mungkin melebihi jikalau bisa.
Uprak ini mengajarkan saya untuk lebih sabar dalam mengerjakan proses, karena tidak semuanya akan terbuat dengan instan dan banyak rintangan yang harus dihadapi demi mencapai hasil produk yang meyakinkan. Properti tidak hanya sebuah barang; ia adalah alat visual untuk mengkomunikasikan lingkungan kepada penonton. Saya juga belajar untuk lebih disiplin dalam membagi waktu karena uprak memiliki jadwal yang padat. Karena itu, kita sebagai anggota harus bisa menyesuaikan waktu kita dengan keadaan uprak untuk meminimalisir miskom. Uprak telah menjadi wadah yang bagus untuk belajar mengenai sabar dalam menghadapi segala hal dan disiplin, apa pun alasannya
No responses yet