Dokumentasi UPRAK Matthew Tan Soefajin_XIIA1_26

Peran saya di dalam proyek uprak ini adalah menjadi seseorang karakter sampingan yang tidak memiliki dialog di dramanya. Selain itu, saya juga dipercaya menjadi sie perlengkapan. Tugas tersebut menuntut diri saya untuk aktif dalam belanja kebutuhan acara, aktif dalam memindahkan perkap ke sejumlah tempat, mengecat barang, memastikan semua perlengkapan tersedia, serta membantu kelancaran jalannya kegiatan drama dengan meletakkan perlengkapan. Tugas ini menurut beberapa orang terdengar sepele, tetapi juga menghabiskan banyak energi secara fisik maupun secara mental. Saya diberi arahan untuk belanja sejumlah barang oleh koordinator saya sehingga saya seringkali kebingungan menentukan perlengkapan mana yang menjadi prioritas untuk saya beli. Lalu, saat menyetir sendirian saya seringkali mengalami rasa bosan yang mendalam karena tidak ada orang yang menemani saya untuk berbicara. Parahnya, ada pula beberapa orang yang   memperlakukan saya layaknya seorang supir, bahkan memberikan sikap yang hanya menunjukkan kebutuhan diri saya untuk menjadi kurir barang. Untungnya, saya memiliki sebuah metode untuk menghibur diri yaitu dengan merefleksikan bahwa beberapa idola saya kebanyakan menjadi supir sebelum sukses. Contohnya adalah Pak Bahlil, Prajogo Pangestu dan Sahroni.

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Latest Comments